Juara 3 Lomba Kompetensi Siswa Akuntansi Se Jawa Barat

Juara 3 Lomba Kompetensi Siswa Akuntansi Se-Jawa Barat

Juara 3 Lomba Kompetensi Siswa Akuntansi Se-Jawa Barat
Kali ini akan sharing tentang lomba kompetensi siswa (LKS) Se-Jawa Barat kompetensi keahlian akuntansi. Nah kebetulan SMK ICB Cinta Niaga Meraih juara 3 nya, nah bagaimana sih gambaran Lomba Kompetensi Siswa Kompetensi Akuntansi tersebut, baca nih diketik oleh sang juara nya. 

Awal mula saat saya kelas 11 semester genap saya ditawarkan oleh pa Asep (guru akuntansi, sekarang menjadi menjabat wakasek kurikulum) untuk mengikuti lomba akuntansi se Jawa barat yang di gelar di STIE Ekuitas, awalnya saya sempat sedikit kurang percaya diri karena mendengar kata "Jawa Barat" mengingat ruang lingkup wilayah yang tidak sedikit dan yang terbayang begitu banyaknya pesaing dari berbagai kota baik itu SMK atau SMA. 

Lalu mendengar bahwa sebetulnya mata pelajaran yang dilombakan bukan hanya akuntansi tetapi ekonomi juga sehingga hal itu membuat mental saya sedikit ciut awalnya. Namun setelah saya pertimbangkan dengan baik, saya merasa bahwa ini adalah kesempatan saya untuk bisa lebih mengembangkan diri saya juga menambah ilmu dan pengalaman. Saya juga berfikir bahwa saat guru saya mempercayai saya untuk mengikuti lomba tersebut mengapa saya tidak bisa percaya kepada kemampuan diri saya sendiri. 

Lalu dalam tahap persiapan untuk perlombaan tersebut, saya sangat merasa senang sekaligus merasa bersyukur karena pak Asep selalu mengajarkan kepada saya dan teman teman lain yang mengikuti lomba. Berbagai macam materi baik itu akuntansi dan ekonomi diajarkan dengan sabar sampai kami betul betul mengerti, hal itu sangat saya syukuri karena ilmu dan pengetahuan saya bisa bertambah. 

Semenjak pendaftaran sampai pelaksanaan lomba, tenggang waktu yang tidak lama namun kami bisa mempersiapkan sebaik dan semaksimal mungkin. Selain belajar di sekolah pun saya selalu belajar dirumah untuk lebih memantapkan materi yang sudah diajarkan. Dan tidak lupa berdoa kepada Allah SWT agar diberi kemudahan dan diberikan yang terbaik. 


Saat perlombaan berlangsung, tidak lupa saya berdoa kepada Allah agar diberi kelancaran. Karena sebaik baik pertolongan adalah pertolongan-Nya. Melihat banyak pesaing yang datang tidak membuat saya takut akan hal itu, karena menurut saya mau menang atau pun tidak itu tidak masalah karena saya sudah menjadi pemenang di sekolah saya dengan menjadi perwakilan sekolah. 

Perlu diketahui bahwa perlombaan itu terdapat 3 sesi, 
  1. Pertama sesi jawab gugur, jadi sistematika nya seperti ranking satu acara televisi. Kita diberi papan untuk menjawab lalu mengangkat papan tersebut, jika salah menjawab maka harus kembali ke tempat dan dinyatakan kalah. Pertanyaan yang muncul terdapat mata pelajaran akuntansi dan ekonomi dasar. Sesi ini menyisakan 15 peserta
  2. Sesi dua mengerjakan soal PG dan esai, 5 orang tertinggi akan masuk ke babak selanjutnya. Pertanyaan yang muncul berupa manufaktur, laporan keuangan dan permintaan penawaran serta pajak.
  3. Lalu sesi terakhir adalah sesi tanya jawab dengan juri dengan sistematika permainan seperti main ular tangga. Pertanyaan yang muncul berupa akuntansi perusahaan dagang.

Sesi demi sesi saya lalui dengan segenap kemampuan saya, alhamdulilah saya bisa sampai ketahap 5 besar. Awalnya saya tidak percaya akan hal itu, tapi saya sangat bersyukur karena ini adalah hasil dari semua kerja keras saya dan dorongan dari para guru pastinya. Saat memasuki tahap 5 besar, itu adalah sesi tanya jawab dengan juri. 

Jujur, sesi itu adalah sesi paling menegangkan bagi saya. Sesi itu dijalankan dengan permainan seperti ular tangga, dimana kita mengocok dadu lalu jika mendapatkan angka berarti kita akan diberi pertanyaan dan jika kita bisa menjawab otomatis kita bisa maju melewati ular tangga tersebut. Sayangnya kesempatan pertama saya belum mendapat giliran main karena dadu yang saya mainkan tidak memperbolehkan saya diberi pertanyaan. Sehingga saya ketinggalan satu permainan. 

Skor terakhir menentukan saya diposisi antara juara 3 dan 4. Saya berfikir itu adalah kesempatan saya untuk bisa menjadi juara di perlombaan ini, saat juri membacakan soal saya hanya bisa berdoa dalam hati semoga saya bisa menjawab pertanyaan yang diberikan. 

Dan alhamdulilah saya sangat bersyukur karena akhirnya saya bisa menjawab pertanyaan tersebut dan meraih juara 3 di perlombaan itu mengalahkan sekitar 90 orang peserta selain juara 1 dan 2. Itu adalah pengalaman terbaik yang tidak akan pernah saya lupakan, bisa membahagiakan orang tua dan membanggakan SMK tercinta

Oleh : Anis Wika (akuntansi 2017)